Heppi Birthday, Silviana !

12 Aug 2011

Alhamdulillah

Alhamdulillah

Alhamdulillah


kata yang senantiasa kuucapkan saat aku mendapat nikmat yang tiada terkira, saat aku bangun dari tidur panjangku, saat aku selesai melakukan suatu hal yang besar. Terimakasih ya Rabb, atas segala limpahan rahmat yang Engkau berikan padaku, titipan nafas yang sampai sekarang masih kaupercayakan padaku, kesehatan, rejeki, dan orang- orang yang menyayangiku.

Tepat, hari ini, usiaku genap 18 tahun. Awal dari pematangan karakterku untuk meniti hidup dimasa yang akan datang, memumpuk sifat dan sikap yang baik, membuang jauh- jauh sikap dan sifat yang tidak baik.

Oh ya, make a wish dulu.

~ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ~

Ya Allah, beri saya umur panjang, kesehatan, rejeki yang cukup, karakter yang baik, jauhkan dari segala kesulitan, mudahkan semua keinginan sehingga dapat mencapai tujuan, jauhkan dari api neraka, dekatkan dengan surga, mudahkan mencapai cita- cita, jadikan aku pribadi yang baik, de el el.

~Amiiiin~

Untuk ayah dan ibu, terimakasih atas segala doa dan upaya yang diberikan kepada anakmu yang sering kau sebut anak durhaka ini. Untuk segala kasih sayang dan pengorbanan yang tiada terkira, yang pastinya tak pernah bisa aku balas dengan apapun.

Untuk saudara dan teman- teman semua, tak kan pernah ada Silviana yang seperti saat ini tanpa kalian. Kalian adalah salah satu media pembentukan karakterku, media sosialisasiku.

Sedikit bercerita, disetiap tahun saat aku ulang tahun, orang tuaku selalu memberiku hadiah, suatu hadiah yang diberikan sesuai dengan kebutuhanku. Sekarang aku mengerti, yang kita minta itu tidak selalu sesuai dengan kebutuhan kita. Haahaa.. #Tengs mom, dad, kalian menjelaskan sesuatu tidak dengan perkataan, tapi dengan perbuatan, sehingga anakmu ini mengerti.

Saat umurku 1 sampai 5 tahun, ulang tahunku selalu dirayakan, dengan mengundang teman- teman, saudara.

Ketika berusia 6 sampai 10 tahun sama sekali tidak ada perayaan ulang tahun, tapi ayah dan ibu selalu memberi hadiah, misalnya buku , peralatan sekolah, baju, dan sepeda mini untuk sekolah.

Saat berusia 11 tahun, aku merayakan ulang tahun bersama teman- temanku SD, yaitu SD Gempolan. Banyak kado yang aku terima, #Haha.

Usia 12 tahun sampai 14 tahun, aku rayakan bersama sahabatku Putranti Fadyla. Ayah dan ibu memberi hadiah yang masih sama seperti saat aku berumur 10 tahun.

Babak awal, aku memasuki SMA saat berusia 15 tahun, orang tuaku menghadiahkan drive lisence kepadaku. #Tanpa tes, hihi

Usia 16 tahun, ayah memberikan aku 3 ekor anak kambing yang baru lahir. #How cute they are. (Maksudnya untuk tabungan saat masuk kuliah).

Usia 17 tahun, ayah dan ibu memberi hadiah yang benar- benar membuatku tersenyum terus menerus, hhe.. Sepeda motor merk Mio, dan laptop.

dan sekarang, usiaku 18 tahun, aku sama sekali tidak berharap akan diberi hadiah oleh orang tuaku. Aku merasa cukup dengan semua fasilitas yang diberikan oleh orang tuaku.

Mereka benar- benar orang tua yang sangat pengertian kepada anak. Untuk mendapatkan semua hadiah ulang tahun dari orang tuaku tidak semudah yang kalian bayangkan, aku harus mencapai target belajar tertentu supaya mendapat jatah setiap tahunnya.

oh ya, aku sangat bersyukur. Sampai usiaku ke 18, aku masih dapat melihat wajah ayah dan ibu. Betapa beruntungnya aku, aku masih ditemani, didampingi, dan dilindungi sampai aku berusia 18 tahun.

Ya Allah, berilah umur yang panjang, kesehatan, rejeki yang cukup, kesabaran, kebijaksanaan, kedamaian untuk orang tuaku, Hamba ingin melihat wajah bahagia orang tua hamba, melihat mereka tersenyum pada hamba, melihat mereka bangga pada hamba. Amiin

For sweetheart : tengs :*

Anasa


TAGS


-

Author

Follow Me