KBS oh KBS

20 Aug 2013

Tau KBS ? Saya dulu nyebutnya bonbin, ternyata namanya udah ganti jadi Kebun Binatang Surabaya (KBS) atau memang dari dulu namanya itu ya. Pertama kali saya main kesini waktu dharma wisata jaman TK. Bertahun- tahun yang lalu, sekitar tahun 97- 98. Setelah itu tidak pernah sekalipun mengunjungi KBS lagi.

TK

Tebak saya yang mana :p

Lama tak terdengar kabarnya, tiba-tiba saya melihat tayangan tentang KBS, parahnya pengelolaan KBS, hingga menyebabkan hewan disana banyak yang sakit dan mati. Setelah tayangan tersebut selesai, buru-buru saya googling soal KBS, ternyata memang benar sedang ada masalah dalam pengelolaan.

Semenjak tayangan dan berita- berita di media online, saya jadi pengen banget pergi ke KBS. Pengen tau keadaan KBS secara langsung. Sayangnya waktu dan kesempatan belum mendukung. Sejak saat itu saya ngikuti terus perkembangan KBS.

Akhirnya kesempatan itu datang, 8 Juli 2013 saudara saya yang ada di Batam pulang ke Jawa, itu artinya kami keluarga di Pare bersama- sama akan menjemput ke Bandara Juanda Surabaya. Jauh- jauh hari bulek (tante) mulai mengajak koar- koar siapa aja yang mau ikut. Oh ya, bulek (adik ibu) saya sudah terlebih dulu pulang ke Jawa saat nenek saya meninggal pada 10 Juni 2013, sedangkan anak dan suami bulek masih tinggal karena saat itu sepupu masih masa ujian. Baru pada 8 Juli menyusul ke Jawa.

Jauh- jauh hari bulek sudah bilang ke para ponakan untuk ikut karena akan pergi ke KBS juga. Horee.. Ternyata, pesawat sampai di Surabaya pukul 14.00. Akhirnya, wisata ke KBS dibatalkan karena takut terlalu malam sampai rumah.

Saya sempat kecewa, tapi yasudahlah mau bagaimana lagi.

15 Agustus 2013

Sepupu saya pulang, dan dapat jadwal pesawat malam. Kami sudah siap- siap sejak pagi untuk berangkat ke Surabaya, karena akan mampir ke tempat pakpuh (kakak ibuk) di Gresik dan ke KBS. Hore ! Kali ini beneran.

Perjalanan ke Surabaya kali ini membawa banyak massa, 16 orang dan barang- barang. Maka dari itu keluarga memutuskan untuk menggunakan (menyewa) minibus. Selama hampir tiga jam perjalanan, dan saya merasa sangat lama, ditambah dengan lagu yang diputar adalah lagu- lagu dangdut koplo, bukan saya tidak suka, tapi agak kurang nyaman. Hehe

Sesampainya di KBS, kami bersorak sorak di dalam kendaraan. Senang! Akhirnya beneran ke KBS. Yay! :D

Ticket 15K/ person

Setelah parkir, dan menunggu om beli tiket dan bude beli camilan saya dan sepupu yang lainnya nyempetin narsis di depan KBS dan patung suro lan boyo. Setelah puas, kami masuk ke KBS. Suasananya sejuk, karena banyak pohon- pohon rindang. Nyaman pokoknya.

Suro lan Boyo

Saya lihat hewan- hewannya pun sudah lebih sehat dari yang ditayangkan di teve, saya sempat membaca koran kalau pengelolaan KBS saat ini sudah ditangani langsung oleh pemerintah Surabaya. Tapi memang masih banyak kekurangannya, seperti saat di Aquarium, air nampak keruh dan berbau amis. Di Kandang Rusa, Babi, Kijang pun kandangnya berbau menyengat, dan juga kandang seperti over populated, penuh!.

Rindang

Kandang

Aquarium 1

Aquarium 2

Saat perjalanan menuju pintu keluar, dan melewati lapangan naik gajah,ada kejadian gajah diare. Ohya untuk naik gajah satu putaran kita diharuskan membayar tiket 5K. Gajah akan berhenti jika dikomando oleh pawang, namun saat gajah berjalan tiba- tiba berhenti dan poop seperti diare.

Gajah

Kemarin saya gak naik karena kasihan :’(

Maklum, karena memang KBS ini masih dalam tahap recovery, saya yakin pemerintah Surabaya cepat atau lambat pasti akan menjadikan KBS seperti sedia kala. Semoga nanti kalau saya kesana lagi KBS udah lebih baik.

Mari kita sama- sama melindungi serta menyelamatkan hewan, untuk keseimbangan kehidupan. Predator paling berbahaya bagi hewan dan lingkungan sebenarnya adalah kita, manusia.

Foto yang lain :

Kura- kura

Beruang Madu sedang Menunggu Kacang

Saya bersama Gajah

Family (sebagian)


TAGS #30HariNonStopNgeblog KBS Save Animals


-

Author

Follow Me