Cuci Mata Nonton Wayang

22 Aug 2013

Setelah beberapa hari yang lalu saya posting tentang sepinya perayaan agustusan di desa, ternyata saya baru tahu kalau di lapangan desa ada acara pameran UMKM. Acara tersebut dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 19. 20 dan 21 Agustus 2013.

Dalam pameran tersebut setiap RT yang terdaftar memamerkan produk unggulan RT masing- masing. Selain itu juga terdapat hiburan yang berbeda selama 3 hari tersebut. Hari Pertama, Tari Jaranan, hari kedua Dangdut, dan hari ketiga Wayang. Nah saya liat cuma yang hari ke tiga.

Sebelum itupun saya mengalami musibah jatuh dari motor. Saat itu, ibu saya menyuruh untuk membeli air galon di desa sebelah, saya dan adik berangkat dengan mengendarai motor, galon saya letakkan di depan karena saat itu saya yang memegang kendali. Setelah motor jalan sekitar 100 meter tiba- tiba galon oleng dan dengan cepatnya motor sudah jatuh dan saya terseret beberapa centi.Untungnya adik sigap dan segera melompat, sedangkan saya harus rela kaki tangan dan badan kebaret baret aspal.

Sepulang dari membeli galon tentunya saya ditanyai sama bapak kenapa ini kok galonnya sampai penyok, kemudian saya bilang kalau oleng dan jatuh. Sesudah itu, ibu membersihkan luka saya dan mengompresnya dengan air hangat. Setelah dirasa baik, ibu mengajak saya dan adik untuk melihat pameran di lapangan desa. Meskipun, kaki masih terasa sakit dan cenut- cenut saya manut sama ibu. Selain itu saya juga ingin lihat keadaan. Gak taunya bisa jadi bahan postingan. Hehe

Setelah siap- siap saya menghubungi sist @tiwwiDy untuk ikut melihat pameran. Setelah oke, kami berempat (ibuk, adik, saya dan sist @tiwwiDy) berangkat menuju lapangan desa. Suasana sangat ramai, mungkin karena hari tersebut merupakan hari terakhir acara. Maklum saja, acara seperti ini sangat jarang ada di desa saya. Hiburan yang mahal.

Sesudah parkir, kami berjalan menuju acara. Di pintu utama kami disambut oleh penjual- penjual yang datang dari penjuru desa. Semacam pasar dakdakan. Saat sampai di panggung utama, kami (saya dan sist @tiwwiDy) segera mengabadikan momen langka tersebut, dan Ibuk dengan sabar menunggu jiwa muda kami terlampiaskan, yaitu foto foto. Hehe.

Selesai foto foto kami melanjutkan perjalanan untuk melihat- lihat stand tiap rt di desa kami. Ohya, di tempat saya nama desanya adalah Desa Gayam, dan terdiri dari beberapa dusun, yaitu Dusun Reco Putul, Dusun Wonokasihan, Dusun Tondowongso, Dusun Gayam.

Sampailah kami di stand RT kami. Produk yang kami tawarkan berbeda- beda tiap harinya, katanya sih ini. Hari pertama dan kedua Punten pecel, dan hari ketiga lontong sayur. Untuk memajukan UMKM RT saya sebagai mahasiswa ekonomi yang mendukung program ekonomi berbasis kerakyatan dengan senang hati membeli produk unggulan RT saya yang di pamerkan pada hari ketiga, yaitu lontong sayur. Hahaha *ngomong aja laper*

Selain itu saya juga membeli pentol celup (aci di colok = cilok), dan senter ces seharga 15K warna merah marun. Acara seperti ini ternyata dapat mempertemukan saya dengan teman- teman masa sekolah. Saat parkir saya ketemu dengan teman SMA yaitu Dilla Kendi, ternyata dia ikut jadi panitia karena anggota Karang Taruna (saya enggak ikutan Karang Taruna), kemudian saat di depan stand RT ketemu sama Tiwwi teman TK saya, dan juga saya ketemu sama Anggarda teman SMA. Wah, bisa reuni dakdakan. Hahaha

Sudah malam, kami beranjak menuju panggung karena acara inti sudah mau dimulai. Sambutannya lama, bikin bosen, akhirnya kami pulang aja wis gak jadi lihat wayang.

Semoga acara seperti ini bisa terus berlanjut tiap tahun ada.

NB : Untuk foto- foto menyusul ya, kalau boleh curhat koneksinya susah. hehe

Silvianapple


TAGS #30HariNonStopNgeblog Wayang UMKM


-

Author

Follow Me